Ruang Aman dalam Regulasi: Mengapa Kebijakan Publik Kita Belum Sepenuhnya Ramah Wanita?
Artikel blog: Ruang Aman dalam Regulasi — Mengapa Kebijakan Publik Kita Belum Sepenuhnya Ramah Wanita Kebijakan Publik Gender & Hukum Opini Ruang Aman dalam Regulasi: Mengapa Kebijakan Publik Kita Belum Sepenuhnya Ramah Wanita? Alika Windifa YZ _2306200199. 14 April 2026 12 menit baca Ketika sebuah undang-undang lahir tanpa mempertimbangkan siapa yang paling rentan, ia tidak menjadi netral — ia menjadi alat yang secara diam-diam mengabadikan ketimpangan. Bayangkan sebuah ruangan besar bernama "kebijakan publik". Di dalamnya ada kursi untuk semua orang. Tapi kursi itu dirancang berdasarkan satu ukuran tubuh, satu jam kerja, satu jenis tanggung jawab domestik — semuanya merepresentasikan pengalaman hidup yang selama berabad-abad dianggap "universal", padahal sesungguhnya sangat spesifik: laki-laki dewasa, bekerja penuh waktu, tanpa beban pengasuhan. Wanita pun duduk di kursi yang sama, tapi tubuhnya tidak muat dengan nyaman. Ia harus menyesuaikan diri, memotong...